Direktori Sertifikasi

Sertifikasi yang Anda Butuhkan untuk Ekspor

Panduan ringkas 8 sertifikasi paling penting untuk UMKM ekspor—lengkap dengan estimasi biaya, durasi pengurusan, langkah-langkah, dan tautan resminya.

Estimasi biaya dan durasi bersifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek tautan resmi untuk informasi terbaru, atau tanyakan langsung ke Konsultan AI kami dari halaman hasil analisis Anda.

BPOM

Izin Edar Badan Pengawas Obat dan Makanan

Wajib

Produk pangan olahan, kosmetik, dan obat tradisional. Wajib untuk produk yang beredar di pasar domestik dan menjadi syarat dasar kepercayaan buyer luar negeri.

Estimasi Biaya

Rp 100 ribu – 3 juta (tergantung jenis produk dan skala usaha)

Estimasi Durasi

± 30 hari kerja setelah dokumen lengkap

Langkah Pengurusan

  1. 1Daftarkan akun perusahaan di e-reg.pom.go.id
  2. 2Siapkan dokumen sarana produksi (denah, alur produksi)
  3. 3Ajukan audit sarana produksi (PSB)
  4. 4Daftarkan produk dan unggah hasil uji laboratorium
  5. 5Terima Nomor Izin Edar (NIE)
e-Registration BPOM

Halal (BPJPH)

Sertifikat Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal

Sangat Disarankan

Produk makanan, minuman, kosmetik, dan barang gunaan. Wajib untuk pasar Timur Tengah, Malaysia, dan Brunei; nilai tambah besar untuk pasar lain.

Estimasi Biaya

Gratis (self-declare UMK) hingga Rp 5 juta (reguler)

Estimasi Durasi

± 21 hari kerja (self-declare) hingga 3 bulan (reguler)

Langkah Pengurusan

  1. 1Buat akun di ptsp.halal.go.id (SIHALAL)
  2. 2Lengkapi data pelaku usaha dan produk
  3. 3Pilih jalur self-declare (UMK) atau reguler
  4. 4Proses pemeriksaan oleh LPH / pendamping halal
  5. 5Terbit sertifikat halal dari BPJPH
SIHALAL BPJPH

SNI

Standar Nasional Indonesia

Opsional

Produk tertentu yang diwajibkan SNI (mainan, helm, pakaian bayi, dll). Menunjukkan produk memenuhi standar mutu nasional—modal awal menuju standar internasional.

Estimasi Biaya

Rp 10 – 40 juta (tergantung produk dan lembaga sertifikasi)

Estimasi Durasi

± 1 – 3 bulan

Langkah Pengurusan

  1. 1Cek apakah produk Anda masuk SNI wajib di bsn.go.id
  2. 2Pilih Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) terakreditasi KAN
  3. 3Uji produk di laboratorium terakreditasi
  4. 4Audit proses produksi
  5. 5Terbit Sertifikat Produk Pengguna Tanda SNI (SPPT-SNI)
Badan Standardisasi Nasional

ISO 9001 / 22000

Sistem Manajemen Mutu / Keamanan Pangan Internasional

Sangat Disarankan

Semua jenis usaha (9001) dan industri pangan (22000). Diakui global dan sering jadi syarat buyer korporat di Eropa, Amerika, dan Jepang.

Estimasi Biaya

Rp 15 – 50 juta (tergantung ukuran organisasi)

Estimasi Durasi

± 3 – 6 bulan (termasuk persiapan sistem)

Langkah Pengurusan

  1. 1Pelajari persyaratan standar dan lakukan gap analysis
  2. 2Susun dokumen sistem manajemen mutu
  3. 3Implementasikan sistem minimal 3 bulan
  4. 4Pilih badan sertifikasi terakreditasi
  5. 5Audit tahap 1 & 2, lalu terbit sertifikat
International Organization for Standardization

HACCP

Hazard Analysis Critical Control Point

Sangat Disarankan

Industri pangan olahan dan hasil laut. Standar keamanan pangan yang hampir selalu diminta importir di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.

Estimasi Biaya

Rp 10 – 35 juta

Estimasi Durasi

± 2 – 4 bulan

Langkah Pengurusan

  1. 1Bentuk tim HACCP dan deskripsikan produk
  2. 2Identifikasi bahaya dan titik kendali kritis (CCP)
  3. 3Tetapkan batas kritis, monitoring, dan tindakan koreksi
  4. 4Implementasikan dan dokumentasikan sistem
  5. 5Audit sertifikasi oleh lembaga terakreditasi
BSN (SNI CXC 1:2023)

Phytosanitary

Sertifikat Kesehatan Tumbuhan (Karantina)

Wajib

Produk pertanian segar dan olahan minimal (kopi, rempah, buah, sayur). Wajib untuk hampir semua negara tujuan ekspor produk tumbuhan.

Estimasi Biaya

Rp 50 – 500 ribu per pengiriman

Estimasi Durasi

1 – 3 hari kerja per pengiriman

Langkah Pengurusan

  1. 1Daftarkan diri di sistem Barantin (best.karantinaindonesia.go.id)
  2. 2Ajukan permohonan pemeriksaan sebelum ekspor
  3. 3Pemeriksaan fisik komoditas oleh petugas karantina
  4. 4Perlakuan (fumigasi/treatment) jika disyaratkan negara tujuan
  5. 5Terbit Phytosanitary Certificate (PC)
Badan Karantina Indonesia

Certificate of Origin

Surat Keterangan Asal (SKA)

Wajib

Semua produk ekspor. Membuktikan asal barang dari Indonesia agar buyer mendapat tarif preferensi dari perjanjian dagang (FTA).

Estimasi Biaya

Gratis – Rp 25 ribu per dokumen

Estimasi Durasi

1 hari kerja (online)

Langkah Pengurusan

  1. 1Pastikan sudah memiliki NIB dan akses ekspor
  2. 2Daftar di e-ska.kemendag.go.id
  3. 3Isi data eksportir, buyer, dan rincian barang
  4. 4Pilih jenis form sesuai negara tujuan (Form E, D, AK, dll)
  5. 5SKA terbit elektronik dan dikirim ke buyer
e-SKA Kemendag

Merek (HKI)

Pendaftaran Merek Dagang DJKI

Sangat Disarankan

Semua produk dengan merek sendiri. Melindungi brand Anda dari peniruan di dalam negeri, dan jadi dasar pendaftaran merek internasional (Madrid Protocol).

Estimasi Biaya

Rp 500 ribu (UMK) – Rp 1,8 juta per kelas

Estimasi Durasi

± 6 bulan – 1 tahun hingga sertifikat terbit

Langkah Pengurusan

  1. 1Cek ketersediaan merek di pdki-indonesia.dgip.go.id
  2. 2Buat akun di merek.dgip.go.id
  3. 3Ajukan permohonan dengan label merek dan daftar kelas
  4. 4Masa pengumuman publik 2 bulan
  5. 5Pemeriksaan substantif lalu sertifikat terbit
DJKI Kemenkumham

Bingung sertifikasi mana yang harus diurus duluan?

Lakukan assessment gratis—AI kami akan menganalisis produk Anda dan menyusun prioritas sertifikasi dalam roadmap 4 fase.

Cek Kesiapan Ekspor Saya